Rabu, 22 Oktober 2008

Transportasi

Harga Tiket Bus Ekonomi Naik 15 Persen

Meski Departemen Perhubungan RI belum menetapkan tuslah kenaikan tarif angkutan umum, namun sejumlah armada bus antarkota antarprovinsi (AKAP) telah menaikan ongkos penumpang.

Kenaikannya rata-rata sebesar 15 persen. Pardjiman, Kepala Terminal Pulogadung, mengakui adanya kenaikan tersebut. Kenaikan tidak lain disebabkan oleh naiknya harga BBM. Harga tiket bus AKAP kelas ekonomi Sumatera, Jawa, dan Bali, naik sebesar Rp. 150/Km dan batas bawah sebesar Rp. 92/Km. Kenaikan tersebut mencapai sekitar 15 persen jika dibandingkan dengan tahun 2007 lalu, yaitu Rp. 130/Km.

Karena itu, untuk tiket ekonomi Jakarta-Cirebon dengan bus Putera Luragung harganya mencapai Rp. 43.700, Jakarta-Kuningan Rp. 47.300, Jakarta-Merak bus Sri Maju Rp. 18.600 dan Jakarta-Purwokerto bus Sinar Jaya sebesar Rp. 70.200.

“Kenaikan harga tiket hanya terjadi pada bus kelas ekonomi saja, sedang untuk kelas non ekonomi ditentukan oleh masing-masing operatornya. Sebenarnya kenaikan itu telah disesuaikan dengan kenaikan harga BBM yang terjadi pada waktu lalu,” tukasnya.

Hal yang sama terjadi di terminal bus AKAP Kampung Rambutan. Menurut Kepala terminal Kampung Rambutan, A Holil Effendi, kenaikan harga tiket yang dilakukan kelas non ekonomi, akan tetap dipantau oleh pihak terminal. Sehingga para perusahaan itu tidak seenaknya menaikkan harga tiket.

“Kenaikan yang terjadi pada bus non ekonomi tetap akan dipantau oleh pemerintah. Karena kenaikan harga tiket itu disesuaikan dengan jumlah penumpang yang terjadi selama menjelang lebaran tahun ini,” ujarnya, Sabtu (30/08).

Untuk bus non ekonomi biasanya mempunyai fasilitas seperti toilet, televisi, Air Conditioner (AC), dan bangku 2-2, harga tiketnya juga turut naik. Misalnya, harga tiket PO Mawar jurusan Jakarta-Surabaya sebesar Rp. 225.000, PO Mawar jurusan Jakarta-Solo sebesar Rp. 145.000 dan PO Mawar Jakarta-Bali sebesar Rp. 360.000.

Afrizal (34) salah seorang penumpang di Terminal Kampung Rambutan mengatakan, dirinya sengaja pulang ke kampung halaman pada saat-saat sekarang. Pasalnya, jika pulang menjelang Lebaran nanti, jumlah penumpang sangat membludak.

“Kalau mudiknya sekarang, jumlahnya belum terlalu banyak. Makanya kalau menjelang Lebaran, saya selalu pulang kampung, sekitar sehari atau dua hari menjelang puasa. Yang penting sebelum masuk bulan Puasa, kita maaf-maafan dulu dengan keluarga di sana, sekalian kirim uang buat Lebaran,” ujar pria asal Kuningan, Jawa barat.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, UPT Terminal Pulogadung, akan menambah 30 armada. Selain itu, dalam waktu dekat sejumlah pengemudi juga akan dilakukan test urine sehingga para pengemudi yang akan melakukan perjalanan jauh benar-benar dalam kondisi sehat.

“Armada tambahan itu akan kami sediakan pada H-7 menjelang Lebaran sebanyak 30 bus. Jika dengan jumlah tersebut dirasakan masih kurang, maka akan kami sediakan lagi sebanyak 10 bus. Dan kami juga akan mewajibkan kepada seluruh sopir bus AKAP, untuk menjalani test urine, untuk menghindari adanya sopir yang mengonsumsi obat-obatan terlarang,” katanya.

Dari pengalaman tahun lalu, lonjakan penumpang biasanya terjadi pada H-7 hingga H-2 menjelang Lebaran. Diharapkan, dengan penambahan armada tersebut dapat mengatasi lonjakan penumpang di Terminal Pulogadung yang terjadi pada tahun 2008 ini.

Pasalnya, hingga saat ini pihak terminal AKAP Pulogadung hanya memiliki 335 bus AKAP. Dari data yang tercatat tahun 2007 lalu, pada H-6 menjelang Lebaran, penumpang arus mudik jumlahnya mencapai 44.411 penumpang. Dengan jumlah tersebut setidaknya membutuhkan sedikitnya 481 armada.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

kenaikan tarif pada saat lebaran merupakan hal yang pasti terjadi. maka setiap perusahaan harus berusaha meningkatkan fasilitas yang ada karena cost yang dikeluarkan oleh konsumen juga meningkat

tika @abfiiperbanas mengatakan...

waaahhh....klo naek kreta yang bisnis enak kali y.....apa ya rasanya pilang kampung naek kreta ekonomi e kampung gw....waaaaaa.....pusssiiiinnggg....

view blog gw di tikabfiiperbanas.blogspot.com