Sabtu, 06 Desember 2008

Jelang Idul Adha Rezeki Penjual Arang


Menjelang hari raya idul adha, tak ada yang menyangkal olahan favorit daging kambing kurban adalah dengan cara disate. Selain mudah cara pengolahannya, cita rasanya pun menjadi berbeda. Bicara soal sate, pasti bicara juga soal arang. Membakar sate tidak dengan arang tidak afhdol rasanya.

Nah, menjelang Idul Adha banyak orang mengais rezeki dengan berjualan arang dadakan. Maklum saja, arang menjadi buruan utama penikmat kuliner yang hendak membakar sate kambingnya.

Premium Masih Langka di Lumajang


Kelangkaan premium di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum di Lumajang, Jawa Timur, hingga masih belum teratasi. Untuk mendapatkan premium, warga harus menunggu hingga berjam-jam. Kondisi ini makin parah lantaran hanya tiga SPBU yang beroperasi dari 12 yang tersebar di Lumajang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Kabupaten Lumajang, Yulianto, menjelaskan, kelangkaan premium di Lumjang disebakan para pemilik SPBU tidak mengajukan pemesanan ke Pertamina. Namun sayang, para pemilik SPBU enggan memberi keterangan. Sejauh ini, harga premium di Lumajang melonjak hingga Rp 10 ribu per liter.

Dekorasi Es Balok Bernilai Jutaan Rupiah


Kerajinan seni ukir tak hanya dibuat dari bahan kayu atau batu cadas. Seorang warga Kuta, Bali memahat es batu yang dingin dan mudah meleleh menjadi sebuah dekorasi yang indah. Pengerjaannya yang rumit membuat harga kerajinan ini bernilai tinggi sekitar Rp 2-7 juta.
Pembuatan dekorasi ukiran es tidak menggunakan sembarang es. Wayan Sumadra menggunakan es balok yang berbentuk kristal. Bahan baku es jenis ini lebih keras serta terlihat lebih bening.
Proses pembuatan dekorasi es ukir diawali dengan mencuci es balok. Selanjutnya es dipotong dalam berbagai bentuk dan ukuran. Pengerjaan dilanjutkan di ruangan yang disebut cool room supaya es tak mudah meleleh.
Usai diukir, es dihaluskan menggunakan pahat pada setiap bagian lekukan ukiran. Sebelumnya, bagian itu dibor.
Beragam bentuk dihasilkan dari kerajinan seni ukir es di antaranya patung naga, gitar, gelas, maupun bentuk lainnya sesuai pesanan konsumen. Dekorasi es biasanya dipesan hotel-hotel berbintang untuk keperluan pesta. Jika ditempatkan pada ruangan dengan suhu kamar, ukiran es mampu bertahan enam jam. Sedangkan di luar ruangan, akan meleleh setelah empat jam.

Stres Bisa Picu Psoriasis

Setiap orang pasti pernah mengalami stres. Ternyata stres bisa menyebabkan penyakit yang sangat serius bagi kita semua.

Gangguan emosional atau stres ternyata bisa memicu terjadinya psoriasis, penyakit kulit kronis yang sulit disembuhkan. Kondisi ini bisa menyebabkan penderitanya kehilangan rasa percaya diri sehingga kualitas hidupnya menurun.

Untuk itu, di samping terapi yang tepat, pengelolaan emosi juga harus dilakukan agar tidak mudah stres. "Penyembuhan penyakit psoriasis sulit diramalkan, bisa sewaktu-waktu kambuh," kata Prof Sjaiful Fahmi Daili, ahli penyakit kulit dan kelamin dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo .

Penyakit ini bisa menyerang anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Penyakit ini bisa menyebabkan rasa percaya diri sehingga mengganggu produktivitas kerja.

Psoriasis ditandai gejala :

Lesi kulit berupa plak atau penebalan kulit yang datar menimbul di permukaan kulit, berukuran lebih dari setengah sentimeter. Lesi itu berwarna kemerahan yang ditutupi sisik putih dan transparan. Kelainan kulit itu umumnya mengenai bagian kepala berambut, batas kulit kepala yang berambut, kedua siku dan lutut.

Untuk mencegah hal ini agar tidak semakin berbahaya bisa dilakukan dengan terapi topikal, namun pelaksanaanya sulit.

Hal lain yang bisa menjadi penyebab penyaki tersebut antara lain :

  1. Infeksi
  2. Stres
  3. Trauma
  4. Mengonsumsi alkohol
Maka dari itu, seseorang yang memiliki riwayat psoriasis dalam keluarganya maupun seseorang yang sudah pernah terserang penyakit itu perlu menghindari beberapa faktor pencetus itu. "Dengan menghindari faktor yang mempermudah timbulnya psoriasis, terutama faktor stres, peluang terjadinya kekambuhan bisa diminimalkan.

Rabu, 22 Oktober 2008

Transportasi

Harga Tiket Bus Ekonomi Naik 15 Persen

Meski Departemen Perhubungan RI belum menetapkan tuslah kenaikan tarif angkutan umum, namun sejumlah armada bus antarkota antarprovinsi (AKAP) telah menaikan ongkos penumpang.

Kenaikannya rata-rata sebesar 15 persen. Pardjiman, Kepala Terminal Pulogadung, mengakui adanya kenaikan tersebut. Kenaikan tidak lain disebabkan oleh naiknya harga BBM. Harga tiket bus AKAP kelas ekonomi Sumatera, Jawa, dan Bali, naik sebesar Rp. 150/Km dan batas bawah sebesar Rp. 92/Km. Kenaikan tersebut mencapai sekitar 15 persen jika dibandingkan dengan tahun 2007 lalu, yaitu Rp. 130/Km.

Karena itu, untuk tiket ekonomi Jakarta-Cirebon dengan bus Putera Luragung harganya mencapai Rp. 43.700, Jakarta-Kuningan Rp. 47.300, Jakarta-Merak bus Sri Maju Rp. 18.600 dan Jakarta-Purwokerto bus Sinar Jaya sebesar Rp. 70.200.

“Kenaikan harga tiket hanya terjadi pada bus kelas ekonomi saja, sedang untuk kelas non ekonomi ditentukan oleh masing-masing operatornya. Sebenarnya kenaikan itu telah disesuaikan dengan kenaikan harga BBM yang terjadi pada waktu lalu,” tukasnya.

Hal yang sama terjadi di terminal bus AKAP Kampung Rambutan. Menurut Kepala terminal Kampung Rambutan, A Holil Effendi, kenaikan harga tiket yang dilakukan kelas non ekonomi, akan tetap dipantau oleh pihak terminal. Sehingga para perusahaan itu tidak seenaknya menaikkan harga tiket.

“Kenaikan yang terjadi pada bus non ekonomi tetap akan dipantau oleh pemerintah. Karena kenaikan harga tiket itu disesuaikan dengan jumlah penumpang yang terjadi selama menjelang lebaran tahun ini,” ujarnya, Sabtu (30/08).

Untuk bus non ekonomi biasanya mempunyai fasilitas seperti toilet, televisi, Air Conditioner (AC), dan bangku 2-2, harga tiketnya juga turut naik. Misalnya, harga tiket PO Mawar jurusan Jakarta-Surabaya sebesar Rp. 225.000, PO Mawar jurusan Jakarta-Solo sebesar Rp. 145.000 dan PO Mawar Jakarta-Bali sebesar Rp. 360.000.

Afrizal (34) salah seorang penumpang di Terminal Kampung Rambutan mengatakan, dirinya sengaja pulang ke kampung halaman pada saat-saat sekarang. Pasalnya, jika pulang menjelang Lebaran nanti, jumlah penumpang sangat membludak.

“Kalau mudiknya sekarang, jumlahnya belum terlalu banyak. Makanya kalau menjelang Lebaran, saya selalu pulang kampung, sekitar sehari atau dua hari menjelang puasa. Yang penting sebelum masuk bulan Puasa, kita maaf-maafan dulu dengan keluarga di sana, sekalian kirim uang buat Lebaran,” ujar pria asal Kuningan, Jawa barat.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, UPT Terminal Pulogadung, akan menambah 30 armada. Selain itu, dalam waktu dekat sejumlah pengemudi juga akan dilakukan test urine sehingga para pengemudi yang akan melakukan perjalanan jauh benar-benar dalam kondisi sehat.

“Armada tambahan itu akan kami sediakan pada H-7 menjelang Lebaran sebanyak 30 bus. Jika dengan jumlah tersebut dirasakan masih kurang, maka akan kami sediakan lagi sebanyak 10 bus. Dan kami juga akan mewajibkan kepada seluruh sopir bus AKAP, untuk menjalani test urine, untuk menghindari adanya sopir yang mengonsumsi obat-obatan terlarang,” katanya.

Dari pengalaman tahun lalu, lonjakan penumpang biasanya terjadi pada H-7 hingga H-2 menjelang Lebaran. Diharapkan, dengan penambahan armada tersebut dapat mengatasi lonjakan penumpang di Terminal Pulogadung yang terjadi pada tahun 2008 ini.

Pasalnya, hingga saat ini pihak terminal AKAP Pulogadung hanya memiliki 335 bus AKAP. Dari data yang tercatat tahun 2007 lalu, pada H-6 menjelang Lebaran, penumpang arus mudik jumlahnya mencapai 44.411 penumpang. Dengan jumlah tersebut setidaknya membutuhkan sedikitnya 481 armada.

Selasa, 21 Oktober 2008

my commenT

SemesTeR ni 9a B9T DeH.......